Cara Penanganan Luka Bakar Melepuh Dan Berair Yang Benar

Pernahkan kulit Anda melepuh dan berair yang disebabkan oleh terbakar, gesekan yang berlebihan, atau akibat paparan bahan kimia? Apa yang Anda lakukan ketika kulit mengalami luka bakar melepuh dan berair? Reaksi orang terhadap luka bakar yang melepuh dan berair berbeda-beda, ada yang merasa khawatir dan ada yang menganggap itu hal yang sepele. Dalam penanganannya pun berbeda-beda, ada yang mengolesi dengan pasta gigi, mentega, kecap, dan lain sebagainya. Apakah hal-hal tersebut sudah benar? Lalu bagaimana cara penanganan yang benar untuk luka bakar melepuh dan berair?

Luka Bakar Melepuh Dan Berair

Luka Bakar Melepuh Dan Berair

Luka Bakar Melepuh Dan Berair

Jika Jika Anda mengalami luka yang melepuh tidak terasa nyeri banget, usahakan untuk mempertahankan kantong cairannya supaya tetap utuh. Kantong tersebut yang dapat memberikan perlindungan secara alami terhadap bakteri. Dengan begitu, maka risiko terjadinya infeksi akan berkurang.

Untuk luka yang melepuh berukuran kecil, cukup dengan menutupi dengan  plester luka saja. Namun apabila luka yang melepuh besar, bantalan kasa berlapis plastik yang berpori bisa digunakan. Bantalan kasa tersebut dapat membantu untuk menyerap cairan yang akan keluar dari luka, sekaligus memungkinkan aliran udara masuk melalui pori-porinya.

Apabila Anda ingin memecahkan luka melepuh, pastikan luka tersebut terasa sangat nyeri atau membuat Anda kesulitan untuk bergerak.

Cara Penanganan Luka Bakar Melepuh Dan Berair

Terdapat 3 cara penanganan yang benar untuk mengobati luka yang melepuh dan berair. Yang pertama, Anda hindari dulu sumber gesekan. Usahakan untuk tidak menekan lukanya!. Kedua, sebisa mungkin Anda harus melindungi luka sampai sembuh. Memang dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi kulit untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Ketiga, Anda bisa mengurangi rasa nyeri akibat lepuh serta serap cairan dalam kantong luka, caranya seperti di bawah ini:

Inilah langka mudah untuk menghilangkan cairan dalam kantong luka
  • Terlebih dahulu cuci tangan dan bagian kulit yang melepuh dengan menggunakan sabun, setelah itu bilas sampai bersih dengan air yang hangat.
  • Luka yang melepuh oleskan dengan iodin atau bisa dengan mengusapkan alkohol.
  • Sediakan satu jarum yang tajam, pastikan jarum tersebut sudah disterilkan dengan alkohol.
  • Selanjutnya Anda dapat menggunakan jarum yang tadi untuk menusuk kantong cairan pada luka melepuh. Tusuklah kantong tersebut pada beberapa titik bagian tepinya saja. Setelah itu biarkan dulu cairan mengalir keluar dengan sendirinya, dan jangan mencabut kulit bagian atasnya.
  • Gunakan salep antibiotik untuk mengolesi luka, tapi sebelum menggunakannya Anda harus minta petunjuk dokter dulu. Setelah itu, Anda dapat menutupi luka dengan menggunakan perban atau bantalan kasa.
  • Setelah beberapa hari, semua kulit mati harus Anda potong dengan menggunakan gunting dan pinset. Pastikan gunting dan pinset yang akan digunakan sudah terlebih dahulu disterilkan dengan alkohol.
  • Olekan luka dengan salep sekali lagi serta tutup dengan perban.

Baca Juga: Obat Luka Bakar Melepuh Diminum Dan Dioles

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Pergi Ke Dokter?

Jika kulit melepuh terkena infeksi

Kulit yang melepuh terinfeksi maka akan menyebabkan masalah yang cukup serius, jadi ada baiknya meminta pada dokter untuk memeriksanya dan memberikan Anda rawatan yang paling tepat. Biasanya dokter akan memberikan dan menutupi area kulit yang terasa sakit. Setelah itu, dokter akan memberikan resep antibiotik. Tanda-tanda infeksi meliputi:

  • Kulit berwarna merah, terasa gatal, dan bengkak di sekitar yang sakit.
  • Munculnya nanah berwarna kuning dari bawah kulit melepuh yang sudah terkelupas.
  • Mengalami kenaikan suhu di sekitar area yang terinfeksi. Mungkin akan terasa hangat saat disentuh.
  • Munculnya garis-garis berwarna merah pada kulit yang berasal dari area yang terinfeksi.

Mengalami gejala-gejala yang serius

Pada sebagian kasus, kulit yang melepuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius lagi. Segera pergi ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala serius sebagai berikut ini:

  • Luka menjadi berkerak atau berubah warna
  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Muntah
  • Diare

Itulah cara penanganan luka bakar melepuh dan berair. Semoga bermanfaat..

Posted in Cara Perawatan Luka Bakar Di Rumah Tagged with: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*